Antarmuka MCU: Termasuk SPI (serial) dan Port Paralel (paralel) — IC driver LCD mengintegrasikan memori bawaan.
Subset SPI: 3-4 jalur (jam SCK, keluaran data MOSI, masukan data MISO, pemilihan chip CS).
Subset Paralel: 8-16 jalur (jalur data + jalur kontrol), koneksi MCU langsung.
Antarmuka SPI: Komunikasi serial (3-4 jalur), subset antarmuka yang kompatibel dengan MCU.
Antarmuka RGB: Transmisi paralel (20-40 jalur, data RGB + sinyal sinkronisasi + jam) — tidak ada memori bawaan.
Antarmuka LVDS: Serial diferensial tegangan rendah (4-12 jalur, pasangan diferensial + jalur kontrol) — tidak ada memori bawaan.
MIPI DSI: Serial diferensial berkecepatan tinggi (6-10 jalur, 1-4 pasangan diferensial + jalur kontrol
trol) — dioptimalkan untuk tampilan seluler.
2. Dukungan Resolusi Maksimum
Antarmuka MCU: Mendukung hingga 800×480 (subset SPI) atau 1024×768 (subset paralel) @30-60Hz. Ideal untuk LCD kecil hingga sedang (1,8-5 inci) seperti panel IoT dan perangkat genggam. Antarmuka SPI: Hingga ~800×480 @<30Hz, untuk menu sederhana/pengukur dasar (subset antarmuka MCU). Antarmuka RGB: Hingga 1280×1024 @60Hz, untuk LCD 3,5-7 inci dalam kontrol industri/elektronik konsumen. Antarmuka LVDS: Saluran tunggal 1920×1080@60Hz, multi-saluran 4K@60Hz — laptop 10,1-15,6 inci/LCD profesional. Antarmuka MIPI DSI: Saluran tunggal 1920×1080@60Hz, multi-saluran 8K@60Hz — LCD seluler resolusi tinggi.
3. Perbandingan Laju Transmisi
Antarmuka MCU:
1.Subset SPI: Hingga 50Mbps (serial, efisiensi rendah).
2. Subset Paralel: Hingga 200Mbps (paralel 8-bit), cukup untuk LCD resolusi sedang. Antarmuka SPI: ~50Mbps (sama dengan subset SPI MCU’s). Antarmuka RGB: Jam piksel 80-150MHz, bandwidth teoretis 3,6Gbps (paralel 24-bit). Antarmuka LVDS: Saluran tunggal hingga 1,923Gbps (3,125Gbps kelas atas), untuk transmisi LCD berkecepatan tinggi. Antarmuka MIPI DSI: Saluran tunggal hingga 2,9Gbps (protokol terbaru 11,6Gbps), kecepatan ultra-tinggi untuk LCD seluler.
4. Karakteristik Konsumsi Daya
Antarmuka MCU: Sangat rendah (10-60mW tipikal). Tidak ada penyegaran terus-menerus mengurangi daya — ideal untuk LCD bertenaga baterai. Antarmuka SPI: 10-50mW (sama dengan subset SPI MCU’s). Antarmuka RGB: Tinggi (100-300mW), penggerak jalur paralel mengkonsumsi lebih banyak daya. Antarmuka LVDS: Sedang (50-200mW), lebih rendah dari RGB tetapi lebih tinggi dari MCU/SPI. Antarmuka MIPI DSI: Ultra-rendah (<50mW operating, <5mW deep sleep), optimized for mobile LCD power efficiency.
5. Kompleksitas Desain PCB (Integrasi LCD)
Antarmuka MCU: Sederhana hingga sedang.
1.Subset SPI: 3-4 jalur, tidak ada persyaratan khusus untuk modul LCD.
2. Subset Paralel: 8-16 jalur, pencocokan panjang dasar (kesalahan <10mil) untuk koneksi LCD. Antarmuka SPI: Paling sederhana (3-4 jalur), plug-and-play dengan modul LCD. Antarmuka RGB: Kompleks (20-40 jalur, panjang yang sama <5mil) untuk kabel LCD. Antarmuka LVDS: Sedang (4-12 jalur, impedansi 100Ω, panjang pasangan diferensial <3mil). Antarmuka MIPI DSI: Tinggi (6-10 jalur, impedansi 100Ω yang ketat, panjang pasangan <5mil).
6. Faktor Biaya (Aplikasi LCD)
Antarmuka MCU: Biaya terendah. IC driver LCD dengan memori bawaan, tidak ada pengontrol tambahan — koneksi MCU langsung. Antarmuka SPI: Biaya rendah (tidak ada chip tambahan), sama dengan subset SPI MCU’s. Antarmuka RGB: Biaya komponen rendah, biaya PCB tinggi (kabel LCD yang kompleks). Antarmuka LVDS: Biaya sedang (transceiver LVDS + LCD), menghemat biaya kabel jarak jauh. Antarmuka MIPI DSI: Biaya tinggi (pengontrol MIPI khusus + LCD), cocok untuk LCD kelas atas.
7. Persyaratan Penyegaran & Kemudahan Pengembangan (Poin Kunci LCD) Antarmuka MCU: Tidak ada penyegaran terus-menerus. Memori bawaan IC driver LCD’s menyimpan data — MCU hanya memperbarui saat konten berubah. Paling mudah digunakan untuk pengembangan LCD (menyederhanakan kode, mempersingkat siklus). Antarmuka SPI: Sama dengan subset SPI MCU’s (tidak ada penyegaran terus-menerus, integrasi LCD mudah). Antarmuka RGB: Membutuhkan penyegaran frame-by-frame terus-menerus (FPS memengaruhi kelancaran LCD). Tidak dapat langsung digerakkan oleh MCU standar — membutuhkan pengontrol LCD khusus. Antarmuka LVDS: Membutuhkan penyegaran terus-menerus. MCU standar tidak dapat menggerakkan secara langsung — membutuhkan driver LVDS + pengontrol LCD. Antarmuka MIPI DSI: Membutuhkan penyegaran terus-menerus. Membutuhkan MCU/pengontrol berkemampuan MIPI untuk menggerakkan LCD.